Gado-gado

Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Tepat dan Benar

Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Tepat dan Benar
Posted by Bams

Halo, selamat datang kembali di blognya mas Bams. Terima kasih sudah mampir…

Dalam menulis karya atau artikel ilmiah penulis berkewajiban menyajikan informasi dari sumber terakreditasi atau sumber yang benar. Karena itu penting bagi penulis untuk menyematkan daftar pustaka di dalam karya ilmiah tersebut sebagai sumber referensi bagi pembacanya.

Daftar pustaka adalah daftar yang mencantumkan semua sumber referensi yang digunakan sebagai acuan atau landasan dalam penelitian.

Penulisan daftar pustaka sangat bermanfaat selain sebagai bentuk pemenuhan etika penulisan. Daftar pustaka juga berperan sebagai rasa terima kasih penulis kepada sumber data dan memiliki tujuan untuk menghindari plagiarisme atau penjiplakan.

Selain sebagai bentuk standarisasi penulisan karya ilmiah secara formal daftar pustaka juga dapat mengapresiasi pemilik atau penulis data sumber. Selanjutnya dalam tata cara menulis daftar pustaka berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam penulisan daftar pustaka.

Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Tepat dan Benar

Penulisan Sumber Kutipan

Cara menulis daftar pustaka yang pertama adalah dengan memperhatikan jenis kutipan. Daftar pustaka dibedakan menjadi 2 jenis bentuk kutipan yakni kutipan tidak langsung dimana penulis mengambil gagasan dari sumber lain yang dirangkai menjadi kalimat sendiri.

Sehingga tidak ada tulisan yang sama asli dengan yang ada di dalam referensi. Serta kutipan langsung yakni penulis melakukan penulisan ulang yang sesuai dengan sumber aslinya. Atau secara kasarnya langsung copy paste tanpa merubah kalimat apapun.

Kutipan langsung memiliki beberapa jenis tergantung pada panjang kutipan atau salinan yang diambil dari referensi sumber.

Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Buku

Selanjutnya dalam cara menulis daftar pustaka adalah cara penulisan karya ilmiah yang menggunakan sumber buku. Ada banyak sumber referensi yang bisa digunakan salah satunya referensi dari buku. Urutan dari penulisan daftar pustaka dari sumber buku dimulai dari nama penulis.

Penulisan nama dilakukan dengan mencantumkan nama belakang penulis di awal yang dilanjutkan dengan tanda koma (,) sebelum mencantumkan nama depan dan tengah penulis. Jika terdapat dua penulis atau lebih maka hanya penulis pertama dengan urutan nama dibalik sedangkan penulis selanjutnya menggunakan urutan nama asli. Gelar pendidikan penulis tidak perlu dicantumkan dalam daftar pustaka cukup nama saja.

Contoh:

  • Soemartono, Selo dan Marta Hadi.
  • Kusmadi, Ismail. Dini A., dan Eva R.
  • Nurhaliza, Claudia dkk.
  • Persada, Gili et. all.

Saat beberapa referensi ditulis oleh satu orang pengarang maka nama pengarang cukup ditulis sekali pada buku pertama. Buku selanjutnya cukup menggunakan garis 10 ketukan diakhiri tanda titik dan dilanjutkan dengan pencantuman tahun terbit. Urutan tahun dilakukan berdasarkan tahun paling lama ke yang paling baru.

  • Hadi, Irwandi. 2001.
  • __________ . 2002.
  • __________ . 2003.

Penulisan Tahun Terbit

Setelah penulisan nama maka cara menulis daftar pustaka dengan referensi buku selanjutnya adalah mencantumkan tahun terbit. Gunakan informasi tahun terbit yang tertera pada halaman pertama atau kedua buku dan jangan terkecoh angka tahun cetakan awal. Setiap urutan dari sub nama, tahun terbit dipisahkan dengan tanda titik.

Penulisan Judul Buku

Penulisan judul dilakukan dengan lengkap sesuai dengan referensi buku yang digunakan. Penulisan judul buku dilakukan sesuai format asli judul dan diubah menjadi format miring atau italic. Yang kemudian dilanjutkan dengan nama kota diterbitkannya buku tersebut.

 xbbb Urutan penulisan nama, tahun terbit, judul, kota dilakukan dengan pemisahan menggunakan tanda titik. Dalam penulisan kota dan nama penerbit buku diberikan pemisahan berupa tanda (:)

  • Contoh data buku:
  • Judul : Nightmares on The Elm Street
  • Penulis : Stephen King
  • Penerbit : DC Publishing House
  • Kota Penerbit : New York
  • Tahun Terbit : 1985

Cara penulisan daftar pustaka:

King, Stephen. 1985. Nightmares on The Elm Street. New York: DC Publishing House.

Penulisan dari Sumber Artikel, Jurnal, Koran, atau Majalah

Sama halnya dengan penulisan menggunakan sumber referensi buku maka daftar pustaka dengan sumber artikel, jurnal, koran atau majalah juga harus mencantumkan nama penulis, tahun terbit, judul, kota dan nama penerbit.

Yang membedakan adalah nama yang dicantumkan adalah nama penulis artikel bukan editor dari artikel, jurnal, koran, ataupun majalah yang digunakan sebagai sumber referensi. Pada umumnya nama penulis akan tercantum di sekitar tulisan artikel, jurnal, koran atau majalah yang digunakan sebagai referensi.

Penulisan judul artikel, jurnal, koran atau majalah juga didahulukan. Format penulisan bukan menggunakan italic melainkan normal menggunakan tanda kutip (“) pembuka dan penutup pada judul.

Dilanjutkan dengan penulisan sumber artikel, jurnal, koran atau majalah yang memuat sumber referensi tersebut. Nama jurnal tersebut dibuat dengan format italic atau miring.

Contoh penulisan daftar pustaka dengan referensi artikel, jurnal dengan data referensi sebagai berikut:

  • Judul Jurnal : Journal of Culinary Discipline and Gourmet Plating
  • Judul Artikel : Penyajian Makanan Dalam Restoran Cepat Saji
  • Penulis : Alexa Bolt
  • Penerbit : NYC Press Publisher
  • Kota Terbit : New York
  • Tahun Terbit : 2015

Cara penulisan daftar pustaka:

Bolt, Alexa. 2015. “Penyajian Makanan Dalam Restoran Cepat Saji”. Dalam Journal of Culinary Discipline and Gourmet Plating (hlm. 129). New York: NYC Press Publisher.

Penulisan daftar pustaka dengan referensi majalah memiliki data referensi yang harus diperhatikan beserta urutannya. Seperti nama pengarang, tahun terbit, judul artikel, judul majalah, bulan terbit, tahun terbitan yang keberapa, tempat terbit. Pencantuman data dilakukan apabila data-data tersebut tersedia.

Contoh penulisan daftar pustaka dengan referensi majalah:

Hastia, Dewi. 2005. “Puisi: Pujangga Malam dan Terjaga”. Dalam Horison Majalah Sastra. Jakarta: PT Metro Pos.

Paranggi, Umbu Landu. 2006. “Puisi: Bagian Terpenting dari Darah Hidupku”. Dalam Horison Majalah Sastra. Jakarta: PT Metro Pos.

Sedangkan dengan referensi sumber berupa surat kabar terdapat hal-hal yang harus diperhatikan urutannya yakni unsur-unsur yang perlu disebutkan dalam daftar pustaka seperti nama pengarang, tahun terbit, judul artikel, judul surat kabar, tanggal terbit, dan tempat terbit.

Contoh:

Tabah, Anton. 1984. “Polwan semakin efektif dalam Penegakan Hukum”. Dalam Sinar Harapan, 1 September 1984. Jakarta.

Apabila antologi sebagai sumber acuan referensi maka daftar pustaka harus memperhatikan unsur-unsur berikut sesuai urutannya yakni pengarang, tahun terbit, judul karangan, penghimpun (Ed.), tahun terbit antologi, judul antologi, tempat terbit, dan penerbit.

Contoh:

Indrayana, Wening Puspita. 2011. “Pergolakan Mata dan Batin Anak Rantau”. Dalam Koentjaraningrat (Ed.). 2011. Secarik Kisah Dalam Kelam Kota. Yogyakarta: Gramedia.

Itulah beberapa cara menulis daftar pustaka dengan referensi sumber yang berbeda disertai dengan contoh-contoh artifisialnya yang berbeda. Dalam penulisan daftar pustaka menggunakan software word sendiri sudah difasilitasi dengan fitur references.

Dimana pengguna atau penulis Ms. Word dapat melakukan input referensi dan memperoleh penulisan daftar pustaka yang sudah terstandarisasi cukup dengan memasukkan input data sumber referensi baik dari buku, jurnal, artikel, koran, majalah hingga website sekalipun. Langkah diatas merupakan langkah dasar penulisan daftar pustaka secara manual dan konsep pada umumnya.

Related Post

Leave A Comment

seventeen − 5 =