Gado-gado

Efek Samping Radioterapi Kanker Nasofaring

Posted by Bams

Efek Samping Radioterapi Kanker Nasofaring – Kanker nasofaring adalah penyakit yang menyerang area di belakang hidung dan di atas bagian belakang tenggorokan. Kanker ini lebih banyak menyerang pria, terutama mereka yang berusia antara 35 sampai 55 tahun, bahkan kanker nasofaring sudah termasuk ke dalam salah satu kanker paling umum yang terjadi pada pria.
Banyak yang mengira bahwa kanker nasofaring hanya menyerang para perokok. Padahal kanker ini dapat disebabkan oleh virus dan dapat menyerang beberapa orang di dalam satu keluarga.
Dalam fase awal, sebanyak 75% dari penderita menemukan sebuah benjolan yang tidak nyeri di area leher mereka. Beberapa gejala lain dari penyakit ini adalah lendir hidung berlebihan atau terjadi penyumbatan atau pendarahan, indera pendengaran terganggu, wajah terasa nyeri atau mati rasa, penglihatan kabur, dan sakit kepala.
Kanker nasofaring yang masih di fase awal biasanya diobati dengan radioterapi. Tetapi, banyak pasien yang mengkhawatirkan efek samping radioterapi kanker nasofaring. Hal ini karena banyak yang kemudian mengalami pengelupasan kulit pada area leher dan pipi, mulut kering, dan kehilangan nafsu makan setelah melakukan radioterapi.

Pencegahan efek samping radioterapi kanker nasofaring

efek samping radioterapi kanker nasofaring
efek samping radioterapi kanker nasofaring

Sebenarnya ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau bahkan mencegah timbulnya efek samping radioterapi kanker nasofaring seperti berikut.

  • Asupan gizi yang cukup

Meskipun efek samping radioterapi kanker nasofaring dapat membuat pasien kehilangan nafsu makan, tetapi asupan gizi tetap harus dijaga, tidak hanya untuk proses penyembuhan, tetapi juga agar tubuh pasien terjaga saat menjalani pengobatan.

  • Menghindari sinar matahari langsung

Setelah melakukan radioterapi, biasanya kulit pasien menjadi sangat sensitif. Karena itu sebaiknya hindari terkena sinar matahari langsung, contohnya dengan menggunakan payung saat keluar ruangan. Pasien juga dapat menggunakan sunscreen atau sunblock yang sesuai dengan anjuran dokter agar efek samping radioterapi kanker nasofaring tidak bertambah parah.

  • Menjaga kebersihan gigi dan mulut

Kebersihan gigi dan mulut yang tidak dijaga dapat menimbulkan infeksi setelah menjalani radioterapi. Karena itu, disarankan bagi pasien yang akan menjalani radioterapi untuk memeriksakan kondisi mulut dan gigi terlebih dahulu. Setelah radioterapi, pasien juga tidak dianjurkan mengkonsumsi makanan dan minuman yang dingin atau panas karena radioterapi membuat selaput di rongga mulut rentan terluka.

Related Post

Leave A Comment

two + fourteen =