Jariyah

Sering Diperdebatkan, ini Persamaan & Perbedaan Antara Islam dan Kristen

perbedaan dan persamaan islam dan kristen
Posted by Bams

Hai readers…

Ini adalah konten perdana di segmen Jariyah, segmen baru yang saya harapkan bisa jadi referensi bagi siapapun terutama tentu kawan-kawan yang sedang mencari kebenaran akan agama. Saya sungguh berharap, ini jadi amal jariyah saya kelak ketika sudah menghadap Ilahi, walaupun hanya sebatas perantara karena sebagian besar artikel di blog ini adalah karya beberapa penulis lepas.

Semoga kawan-kawan dimatikan dalam keadaan sebaik-baiknya kematian, dan dihindarkan dari azab kubur serta neraka Jahanam, amiin…

Memasuki bulan Desember, sebentar lagi Kaum Nasrani akan merayakan apa yang mereka sebut dengan Hari Natal. Sedangkan Kaum Muslimin dilarang bahkan sekadar mengucapkan selamat natal.

Padahal menurut banyak pendapat, Islam, Kristen, dan Yahudi adalah tiga agama dari akar yang sama. Apa alasannya? Apakah persamaan dan perbedaan Islam dan Kristen?

Bahwa Islam, Kristen, dan Yahudi disebut satu akar karena ketiganya sama-sama berawal dari Nabi Ibrahim ‘alayhissalam.

Meski dengan penamaan yang berbeda, adanya nabi yang sama di ketiga kitab agama tersebut, menjadikan Islam, Kristen, dan Yahudi sebagai agama samawi (agama langit). Maksudnya, agama yang sama-sama berdiri di atas wahyu dari Tuhan.

Al-Qur’an menyebut pemeluk Kristen dan Yahudi sebagai ahli kitab. Meski dua agama ini dianggap memiliki akar sejarah yang sama dengan Islam, dan akhirnya memiliki banyak kesamaan. Al-Qur’an punya penjelasan lain terhadap hal itu.

Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani.” (Al-Maidah: 82).

Dari ayat di atas jelas dikatakan bahwa Islam lebih dekat dengan Kristen daripada dengan Yahudi. Bahkan terhadap Islam, Yahudi bersama orang-orang Musyrik adalah yang paling keras permusuhannya.

Kedekatan Islam dan Kristen itu menyebabkan adanya persamaan. Sedangkan kedua agama ini secara akidah tetap saja berbeda, bahkan bertolak belakang. Itulah sebab adanya persamaan dan perbedaan Islam dan Kristen.

Dalam Islam, Umat Kristiani lebih dikenal dengan sebutan Kaum Nasrani. Penyebutan ini didasarkan pada pengakuan mereka sendiri, bukan penamaan dari Allah.

Sebab pada dasarnya, agama yang dibawa oleh Nabi Ibrahim ‘alayhissalam, bahkan lebih jauh lagi, Nabi Adam ‘alayhissalam, adalah agama Islam.

Yang artinya, dari Nabi Adam ‘alayhissalam sampai Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam, seluruh nabi dan rasul adalah Muslim atau pemeluk Islam.

Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam.” (Al-Baqarah: 132).

Penamaan Yahudi dan Nasrani/Kristen adalah ide para pembesar di antara mereka. Penyimpangan akidah membuat mereka menciptakan agama baru, sehingga Allah mengutus Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam kepada seluruh manusia, agar kembali kepada agama tauhid (mengesakan Allah).

Untuk mengetahui lebih rinci apa saja persamaan persamaan dan perbedaan Islam dan Kristen, mari kita simak poin-poin berikut!

Persamaan Islam dan Kristen

  • Islam dan Kristen sama-sama menuhankan Allah.

Baik dalam Al-Qur’an maupun Injil, Allah adalah Zat yang dipertuhankan.

  • Islam juga mengakui kenabian Isa ‘alayhissalam.

Sebelum mengukuhkan Yesus (Nabi Isa ‘alayhissalam versi Kristen) sebagai Tuhan di Konsili Nicea, Kaum Nasrani juga menganggap Yesus sebagai rasul/utusan Tuhan. Sedangkan Umat Islam sejak dulu hingga sekarang masih meyakini bahwa Isa ‘alayhissalam memang utusan Allah. Tidak demikian dengan Bani Israil, sebagian mereka mengakui, tapi kebanyakan tidak.

Bani Israil yang menolak kenabian Isa ‘alayhissalam inilah yang kemudian menjelma menjadi Yahudi. Mereka menganggap Nabi Isa ‘alayhissalam adalah utusan palsu.

Bangsa Yahudi sampai hari ini masih menanti Al Masih (utusan yang asli menurut mereka). Dalam Islam, Al Masih yang dinanti Yahudi sebenarnya adalah Dajjal.

  • Menurut Islam dan Kristen, Maryam adalah wanita suci.

Orang-orang Yahudi memfitnah Maryam (yang dalam Injil sekarang disebut Bunda Maria) sebagai pezina, karena hamil tanpa suami. Dalam pandangan mereka, tak mungkin seorang perempuan bisa hamil jika tidak disentuh laki-laki.

Umat Islam tetap meyakini bahwa Nabi Isa ‘alayhissalam adalah anak tanpa ayah, dan Maryam adalah wanita suci yang hamil tanpa disentuh laki-laki mana pun. Terbukti saat ini, pembuahan di rahim dapat terjadi tanpa adanya persetubuhan. Bukankah teknologi Allah jauh lebih maju dari teknologi modern ciptaan manusia?

  • Kiblat yang sama.

Kota Yerusalem di Palestina adalah kota suci tiga agama; Islam, Kristen, dan Yahudi. Dahulu, kiblat Umat Islam adalah Baitulmaqdis yang terletak di kota ini. Sampai kemudian Allah memerintahkan Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam agar mengganti kiblat menjadi Ka’bah di Mekah.

Perbedaan Islam dan Kristen

  • Islam tidak menuhankan Nabi Isa ‘alayhissalam.

Nabi Isa ‘alayhissalam sampai kapan pun hanyalah seorang nabi, tidak sampai derajatnya menjadi Tuhan. Dan penisbatan seorang manusia, meski nabi sekalipun, kepada sifat ilahiyah sangat dilarang dalam Islam.

“Janganlah kalian berlebih-lebihan dalam memujiku, sebagaimana orang-orang Nasrani telah berlebih-lebihan memuji Isa putra Maryam. Aku hanyalah hamba-Nya, maka katakanlah, ‘Abdullaah wa Rasuuluhu (hamba Allah dan Rasul-Nya).’” (HR. Al Bukhari No. 3445).

  • Nabi Isa ‘alayhissalam tidak memiliki ayah.

Disebabkan fitnah Yahudi bahwa Maryam adalah seorang pezina, Kaum Nasrani akhirnya membuat-buat cerita bahwa Maryam/Bunda Maria adalah istri dari Santo Yosef atau Yusuf si tukang kayu.

Bahwa Maryam hamil tanpa suami, itu adalah atas kehendak Allah. Dan hal itu mudah, sebagaimana mudahnya Allah menciptakan Nabi Adam ‘alayhissalam tanpa ayah dan ibu.

Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah ia. (Ali ‘Imron: 59).

Mengklaim Nabi Isa ‘alayhissalam sebagai Tuhan, dan bahkan memiliki ayah, membuat perbedaan Kristen dan Islam semakin besar. Sebab dalam Islam, trinitas sangat ditentang. Allah adalah Tuhan yang satu, tidak beranak dan tidak peranakkan. Sebagaimana kita pahami sejak dulu lewat keseluruhan surah Al Ikhlas dalam Al-Qur’an.

  • Umat Kristiani tidak mengakui kenabian Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam.

Di dalam Taurat, Zabur, dan Injil, disebut nama Ahmad yang merujuk pada Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam. Tapi baik Yahudi maupun Nasrani tidak mengakui kenabian beliau.

Persamaan dan perbedaan Islam dan Kristen nampak jelas di sini. Sama-sama menyebut Ahmad di kitab suci masing-masing. Tapi berbeda pengakuannya.

  • Islam diturunkan untuk seluruh manusia.

Kitab Taurat yang dibawa Nabi Musa ‘alayhissalam dan Injil oleh Nabi Isa ‘alayhissalam diturunkan Allah khusus untuk Bani Israil. Syariat pada Taurat dan Injil tidak berlaku sejak Al-Qur’an diturunkan.

Kalaulah Nasrani itu agama yang dibawa oleh Nabi Isa ‘alayhissalam, maka agama itu pun tak berlaku lagi setelah Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam. Karena Al-Qur’an sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya yang hukumnya berlaku untuk seluruh manusia.

Sebenarnya Kaum Yahudi yang meyakini akan lahirnya nabi terakhir rela berpindah dari Syam ke Arab, karena menurut Taurat, Sang Nabi akan lahir di daerah yang banyak ditumbuhi kurma.

Mereka kira utusan terakhir ini adalah dari kalangan mereka pula (Bani Israil), sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Begitu melihat Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam, meski mereka tahu kebenaran kenabian beliau, tapi mereka menolak. Sebab Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam adalah keturunan Arab, yang mereka anggap tidak lebih baik dari Bani Israil.

Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri al-Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui. (Al-Baqarah: 146).

Demikianlah persamaan dan perbedaan Islam dan Kristen. Hendaknya toleransi yang kita bangun tidak merusak akidah sebagai dasar keimanan. Islam mengajarkan saling menghormati dan menghargai meski berbeda keyakinan.

Penulis asli: Syarifah Lestari disempurnakan oleh saya.

Related Post

Leave A Comment

three × 3 =